Tips Mengatasi Bau Badan Dengan Tumbuhan Herbal Alami | Tips Menjaga Keharuman Badan
Bau badan tak sedap merupakan masalah yang di hadapi
sebagian orang. Bau badan yang tidak sedap dapat mengurangi rasa
Percaya Diri. Namun anda tidak perlu khawatir, bau badan tersebut dapat
diatasi.Selain menggunakan sabun wangi, deodorant, parfume, atau alat kosmetik lainnya, bau badan juga bisa diatasi dengan menggunakan bahan tumbuhan alami.
Beberapa tumbuhan alami yang ada disekitar kita bisa bermanfaat menjaga keharuman tubuh atau bermanfaat sebagai deodoran alami. Contohnya: Daun kemangi, daun beluntas, kunyit, mentimun, dan sebagainya.
Contoh Tumbuhan Yang Dapat Mengatasi Bau Badan:
-
Daun Kemangi (Ocimum sanctum Linn.)
Daun Kemangi
memiliki aroma khas yang diperoleh dari daunnya.Daun kemangi mengandung
zat aktif berupa minyak astiri yang berfungsi sebagai antiseptik. Zat
inilah yang berperan memberantas bakteri penyebab timbulnya bau badan.Selain bisa dimanfaatkan sebagai lalapan, daun kemangi juga bisa dimanfaatkan dalam olahan masakan seperti: Pepes, sambal kemangi, dll.
-
Daun Beluntas (Pluchea indica L.)
Beluntas
Merupakan tanaman perdu yang mengandung alkaloid, flavonoid, tanin,
minyak astiri, asam chlorogenik, natrium, kalium, alumunium, kalsium,
magnesium, dan fosfor. Kandungan minyak astiri dalam daun beluntas ini
berperan mangatasi bau badan.Daun beluntas dapat dikonsumsi langsung sebagai lalapan bersama nasi dan lauk pauk, ataupun di jus.
-
Bunga Kecombrang (Nicolaia speciosa)
Selain
dijadikan bunga hias, bunga kecombrang juga bisa dimanfaatkan sebagai
bahan masakan. Umumnya bunga kecombrang dijadikan sebagai sayur dalam
campuran pecel, lalapan atau sambal.Mengkonsumsi bunga kecombrang secara teratur bermanfaat menjaga kesegaran aroma tubuh. karena kecombrang mengandung zat aktif yaitu saponin, flavonoid dan polifenol yang dapat mencegah timbulnya bakteri yang mendatangkan aroma tidak sedap pada tubuh.
-
Belimbing Sayur/Belimbing Wuluh (Averrhoa balimbi Linn.)
Belimbing
sayur atau belimbing wuluh bermanfaat untuk menghilangkan bau badan
karena mengandung flavonoid. Flavonoid berfungsi sebagai senyawa anti
radang, antioksidan dan anti jamur.Belimbing wuluh dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan masakan, sehingga disebut belimbing sayur. Selain di jus, belimbing sayur enak juga diolah sebagai sambal belimbing, sebagai perasa asam pada masakan seperti gulai kuning, asam padeh, tumis, dan sebagainya.
-
Kunyit (Curcuma domestica)
Kunyit
banyak dibudidayakan karena tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai
bumbu masakan serta bahan obat-obatan. Kunyit mengandung kurkumin
sebagai bahan anti bakteri. selain itu juga mengandung minyak astiri,
sikloiserin, mirsen, metil farbinol yang berkhasiat sebagai zat anti
peradangan dan mencegah timbulnya bau keringat yang tidak sedap.Kunyit dapat dikonsumsi sebagai minuman seperti kunyit asam, bumbu masakan seperti gulai, pepes dan sebagainya.
-
Daun Sirih (Piper betle L)
Sirih
merupakan tanaman yang dikenal manfaatnya sebagai obat-obatan sejak
dulu, seperti mengobati batuk, rematik, menghilangkan bau badan, serta
banyak lagi manfaat lainnya.Daun sirih mengandung zat-zat aktif yang berperan dalam menghilangkan bau badan terutama yang di sebabkan oleh jamur dan bakteri. Zat aktif yang dihasilkan yaitu minyak astiri yang meliputi kadinen, kavikol, sineol, eugenol, karvakol dan zat samak.
Untuk menghilangkan bau badan, beberapa helai daun sirih direndam dalam air panas, setelah dingin airnya dapat diminum. jika suka, bisa ditambahkan dengan sedikit gula.
Untuk menghilangkan bau ketiak, daun sirih dihaluskan dengan kapur, lalu dioleskan pada ketiak.
-
Mentimun (Cucumis sativus)
Timun
atau mentimun memiliki segudang manfaat dalam kesehatan. selain obat
panas dalam, melancarkan buang air besar, timun juga berperan dalam
menetralkan racun dan bakteri dalam tubuh.Timun mengandung flavonoid dan polifenol sebagai zat anti peradangan dan mencegah timbulnya bakteri sehingga dapat terhindar dari bau badan.
Tips dan Cara Praktis Menjaga Keharuman Tubuh:
- Mandi secara rutin sebanyak 2 kali sehari, dan kenakan busana yang tidak terlalu ketat agar sirkulasi udara mengalir lebih baik.
- Jika sehabis berolah raga, biasakanlah untuk mandi.
- Cukurlah bulu ketiak secara teratur agar bakteri tidak dapat berkembang.
- Gunakan sabun antiseptik, terutama untuk daerah-daerah tubuh tertentu seperti di bawah lengan serta organ intim.
- Kurangi makanan berprotein tinggi (seperti daging kambing dan daging sapi), merokok, minum alkohol secara berlebihan.
- Kurangi makanan yang banyak mengandung rempah seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, jengkol, petai, dll.
- Perbanyak minum air putih agar keringat lebih encer.
- Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air seperti: mentimun, selada, semangka, dll.
0 komentar:
Posting Komentar