Puasa
berguna dilakukan untuk memberi kesempatan pada organ tubuh untuk
beristirahat. Ketika berpuasa sistem pencernaan melakukan istirahat
sehingga tubuh dapat melakukan pembersihan dari racun-racun yang
terkumpul dari makanan yang tidak tercerna. Selain itu puasa bermanfaat
untuk menurunkan kolesterol, menurunkan berat badan, menurunkan tekanan
darah tinggi, dan mencegah gangguan lainnya pada tubuh. Untuk itu perlu
kita ketahui bagaimana menjalankan puasa yang baik bagi tubuh. Tips
berikut kami berikan untuk anda yang sedang menjalankan program diet
selama puasa di bulan Ramadhan ini.
Atur menu makan anda
Selalu konsumsi makanan bergizi baik saat sahur ataupun berbuka, meski dengan menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi iengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Untuk menghindari rasa lapar, makanan yang dianjurkan adalah makanan berserat yang biasanya terdapat pada sayur dan buah.
Selalu konsumsi makanan bergizi baik saat sahur ataupun berbuka, meski dengan menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi iengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Untuk menghindari rasa lapar, makanan yang dianjurkan adalah makanan berserat yang biasanya terdapat pada sayur dan buah.
Ritme pola makan
Perubahan waktu makan adalah hal utama yang dirasakan ketika berpuasa. Apabila dalam sehari kita bisa makan besar sebanyak dua kali yaitu makan siang dan malam, selama bulan Ramadhan ini akan terjadi perubahan jam makan yaitu pada waktu sahur dan buka. Pemasukan makanan dan cairan kedalam tubuh juga akan sangat terbatas, disarankan untuk mengkonsumsi menu makanan yang mengandung unsur gizi dan air putih secukupnya untuk tetap fit selama 13 jam berpuasa.
Perubahan waktu makan adalah hal utama yang dirasakan ketika berpuasa. Apabila dalam sehari kita bisa makan besar sebanyak dua kali yaitu makan siang dan malam, selama bulan Ramadhan ini akan terjadi perubahan jam makan yaitu pada waktu sahur dan buka. Pemasukan makanan dan cairan kedalam tubuh juga akan sangat terbatas, disarankan untuk mengkonsumsi menu makanan yang mengandung unsur gizi dan air putih secukupnya untuk tetap fit selama 13 jam berpuasa.
Olahraga saat puasa
Ada baiknya olahraga tetap dilakukan untuk mendukung program diet anda selama bulan puasa. Waktu yang tepat untuk melakukannya adalah 1 atau 2 jam sebelum berbuka dan hindari melakukan olah raga yang terlalu berat.
Ada baiknya olahraga tetap dilakukan untuk mendukung program diet anda selama bulan puasa. Waktu yang tepat untuk melakukannya adalah 1 atau 2 jam sebelum berbuka dan hindari melakukan olah raga yang terlalu berat.
Jangan langsung tidur setelah sahur
Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan, harus ada jeda waktu yang cukup sekitar 30 menit setelah makan sahur. Hal ini dianjurkan untuk menghindari terganggunya proses metabolisme.
Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan, harus ada jeda waktu yang cukup sekitar 30 menit setelah makan sahur. Hal ini dianjurkan untuk menghindari terganggunya proses metabolisme.
Hindari minuman dingin dan kandungan gula yang tinggi
Jangan minum air dingin atau es ketika berbuka, biasakan berbuka dengan minuman hangat. Perut bisa menjadi kembung apabila minum air dingin karena asam lambung dalam tubuh akan meningkat. Hindari juga berbuka dengan yang manis dengan kandungan gula yang tinggi, Menu pembuka yang manis alami bisa didapatkan dari buah korma dan air sari buah (Juice) karena kandungan gula pada sari buah dapat menaikan kadar gula dengan cepat, namun tidak merangsang produksi insulin seperti pada minuman dengan kandungan gula tambahan (sirup, teh manis, atau kolak).
Jangan minum air dingin atau es ketika berbuka, biasakan berbuka dengan minuman hangat. Perut bisa menjadi kembung apabila minum air dingin karena asam lambung dalam tubuh akan meningkat. Hindari juga berbuka dengan yang manis dengan kandungan gula yang tinggi, Menu pembuka yang manis alami bisa didapatkan dari buah korma dan air sari buah (Juice) karena kandungan gula pada sari buah dapat menaikan kadar gula dengan cepat, namun tidak merangsang produksi insulin seperti pada minuman dengan kandungan gula tambahan (sirup, teh manis, atau kolak).
Jangan langsung makan besar saat berbuka
Agar lambung tidak kaget jangan langsung menyantap menu utama pada saat berbuka. hal ini dilakukan karena karena lambung membutuhkan ruangan kosong untuk mencerna makanan. Kunyah makanan dengan baik untuk meringankan kerja pencernaan, sehingga kerja lambung tidak menjadi berat pada saat berbuka.
Agar lambung tidak kaget jangan langsung menyantap menu utama pada saat berbuka. hal ini dilakukan karena karena lambung membutuhkan ruangan kosong untuk mencerna makanan. Kunyah makanan dengan baik untuk meringankan kerja pencernaan, sehingga kerja lambung tidak menjadi berat pada saat berbuka.

0 komentar:
Posting Komentar