Mancal Tambah Rejeki

Sabtu, 27 Oktober 2012

Mancal Alergi Pada Anak


MENGENAL ALERGI PADA ANAK

Alergi tidak hanya menyerang kulit / paru-paru seperti yg selama ini
kita ketahui melainkan ke semua organ tubuh, termasuk otak.
Apa tanda-tanda alergi pada anak?

Alergi adalah kumpulan gejala akibat reaksi kekebalan tubuh yg
berlebihan, diakibatkan oleh beberapa penyebab, diantaranya :
a. Faktor Genetik
Bila salah satu dari orangtua (misal, ayah) menderita alergi, maka
resiko yg mungkin diturunkan pada anak sekitar 25-30%. Sementara, bila
kedua orangtua alergi, maka resiko alergi menurun ke anak meningkat
menjadi 60-70%.
b. Makanan
Pada bayi & anak makanan adalah pencetus utama
c. Bukan Makanan
   1) Inhalasi / hirupan : debu (karpet/filter AC), serbuk sari bunga,
bulu binatang
   2) Kontak : sabun, bahan kimia / logam
   3) Kecoa
   4) Tungau/Mite pada kasur, kapuk, dll
Gejala alergi pada anak ternyata tidak sesederhana seperti yg diduga,
sebelumnya sering kita dengar bahwa gejala alergi adalah batuk
pilek,sesak & gatal-gatal dikulit. Padahal alergi dapat menyerang
semua organ & sistem tubuh mulai parru-paru / kulit, saluran kencing,
jantung bahkan susunan saraf pusat otak.
Salah satu cara yg bisa dilakukan untuk mendeteksi alergi pada anak
adalah Anamnesa, yaitu : melihat riwayat orangtua/keluarga/kakek nenek
& riwayat penyakit yg sering berulang. Selain itu juga dilakukan
pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang, antara lain: skin test
allergy, foto rontgen (foto polos dada), pemeriksaan laboratorium.
Secara teoritis, alergi memang tidak bisa dihilangkan tetapi dapat
dijarangkan frekwensi kekambuhannya serta dikurangi beratnya keluhan.
Dengan pertambahan usia anak, diusia 6-7 tahun pencetus alergi yg
disebabkan makanan biasanya akan semakin berkurang / hilang.
Penanganan alergi pada anak memang harus dilakukan secara benar &
berkesinambungan. Pemberian obat terus menerus bukanlah jalan terbaik,
yg paling ideal adalah menghindari pencetus yg bisa menimbulkan
keluhan alergi tersebut.

0 komentar: