Mancal Tambah Rejeki

Selasa, 04 Desember 2012

Mancal Masuk Angin

Gampang Masuk Angin

Masuk angin merupakan gangguan yang umum terjadi pada setiap orang. Sebenarnya, gangguan ini bukan suatu penyakit tersndiri, tetapi merupakan salah satu tanda atau gejala penyakit lain.
Penyebab masuk angin bisa disebabkan kehujanan, kurang tidur, terkena angin malam, perut dalam keadaan kosong terlalu lama, atau pencernaan yang kurang baik, dll. Selain itu, masuk angin dapat merupakan gejala dari adanya penyakit lain seperti influenza. Gangguan pencernaan atau malaria atau tanda dari penyakit apapun.

Gejala atau tanda dari seserong masuk angin mudah saja untuk dikenali, yakni perut terasa kembung, badan terasa tidak enak, keluar keringat dingin, mual dan kadang disertai rasa ingin muntah.
Namun, sampai saat ini masih sulit untuk memastikan arti sebenarnya dari pengertian masuk angin tersebut. Karena banyaknya pendapat tentang masuk angin, namun seseorang yang terkena masuk angin tidak perlu mendapatkan perawatan secara intensif cukup dengan beristirahat, makan-makanan dalam porsi yang agak banyak dibanding sebelumnya, banyak minum air putih dan banyak mengkonsumsi buah. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk beristirahat karena masuk angin 1-2 hari tergantung dari kondisi tubuh seseorang terhadap sistem kekebalan tubuh yang masih baik.

                                                                                                                        reaply  ;  by one

Mancal Kerok'an



Masuk angin memang bukan penyakit berbahaya. Namun, bila sudah parah, virus mudah masuk tubuh. Untuk pencegahan bisa diatasi salah satunya dengan kerokan.
Kebanyakan orang Eropa mengatasi gejala flu (common cold) seperti pegal linu, perut kembung, batuk-pilek, pusing, sakit kepala, demam, meriang, dll, dengan makan sup panas, minum obat flu yang bisa didapat di toko-toko obat, lalu tidur berbungkuskan selimut.
Mirip dengan itu, orang timur khususnya orang Jawa mengatasi kondisi seperti itu dengan menghirup teh hangat atau minum wedang jahe hangat. Sementara badan dibalur dengan minyak telon, kayu putih atau minyak apa saja yang bisa menghangatkan tubuh. Yang paling sering dilakukan adalah dengan kerokan.
Begitu menyatunya kerokan dengan budaya Jawa, banyak orang Barat (bule) dari berbagai negara mempelajari teknik kerokan di sebuah padepokan yang disebut Lemah Putih, di daerah Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah. Memang tidak hanya di tempat ini mereka belajar. Di tempat lain seperti Yogyakarta, mereka juga menanyakan perihal terapi ini.
Buat para bule, mengherankan sekali kerokan bisa memperbaiki kondisi tubuh yang tidak sehat. Meski pernah dianggap tidak masuk akal, mereka melihat, terapi ini teryata efektif karena murah dan mudah dilakukan.